melewati malam dan mencapai titik terendah dari semua ini..........
kenapa kamu slalu bisa menduplikasi diri.....
knapa masih banyak kembaranmu yang dapat luruh sewaktu waktu....
bukan kah sudah ku katakan....berhenti....stop!!!
please.......!!!!!
mengapa kau tidak mau patuh juga......
mengapa semakin deras.......
ku mohon...sudah lahhhh....
ssuuuddaaahhhh.......
entah....entahlahhhh.......
entahlah....entah............
knapa smua tampak salah hari ini....
entahlahhhh.....
knapa jadi rapuh....
entahhhhhhh....
knapa airmata mu menjadi murah.......
entahhhlllaahhhh
knapa tidak kembali jadi diri sendiri....
entahhhhhh.....
knapa tersesat begitu jauh...
entahhhhllaahhh......
itu semua hanya ada di kepalamu....
entahhhhhh.....
hati mu mulai meracuni pikiran mu.....
entahhhhh......
kangen masa masa itu, saat kamu hanya tergantung padaku, saat harus mengartikan berbagai macam tangis mu, saat sibuk mengukur lingkar kepala, saat amazing melihat pertumbuhan mu, saat menghitung berapa kali pipis mu, saat harus mengecek warna pup mu..... saat sibuk di waktu istirahat tuk nampung ASI buat mu, saat kesana kemari bawa tas pendingin, saat sibuk dimalam hari mengatur menu makan esok hari buat mu, dan lain lain....dan lain lainnya lagi......
waktu berlalu terlalu cepat.....saat ini kau sudah tumbuh menjadi
pribadi yang lumayan mandiri, naik motor gak mau dibantu, masang jaket gak mau
di bantu, main puzle gak mau d bantu,banyak hal yang kau keberatan jika di bantu, minum ambil sendiri, mandi jg maunya sendiri, lebih banyak
menghabiskan waktu dengan teman teman mu, sudah gak mau dicium lagi di gerbang sekolah......hhmmmmm.....jangan terlalu cepat dewasa nak....aq masih suka mengendong mu
Hayati akui kalo hayati jalannya kurang jauh.....tapi abang harusnya ngerti....kalau untuk mengerti gak perlu pergi jauh jauh.
udah ada semua di sini, udah dirasakan smua disini, walau melalui orang lain, melalui pernikahan mereka.
hayati siap untuk menjalani ketidak pastian perasaan, bahkan jauh sebelum menikah.... hayati sudah siap menghadapi penghianatan. bukan karena hayati merasa kuat, atau mengeneral semua laki laki, tapi hayati berfikir bahwa semua kemungkinan itu slalu ada, dan kita tidak bisa menahan apa yang hendak pergi, juga tidak bisa menolak apa yang akan datang. toh hayati cuma menjalani saja apa yang telah digariskan. bukan berarti hayati tidak berusaha lohh yaaa.... hayati akan selalu berusaha melakukan yang terbaik sampai darah penghabisan....
jadi kalau abang bilang bisa mencintai 1, 2, 3, bahkan 4 wanita dalam waktu bersamaan, hayati mahhh gak heran.... cuma hayati yang tidak mengerti apakah benar yang abang rasakan itu cinta. apakah benar itu cinta.....???? aahhhhh....
tengelam diantara kepingan puzle, pikiran kemana mana...tiba tiba tersadar satu hal....mengapa kita begitu dekat tapi kita begitu jauhhh, kita terlalu sibuk dengan pikiran masing masing, kita sekarang menjadi aku dan kamu. kita bertumbuh bersama tapi kenapa kita jadi sosok yang berbeda, cita cita kita mulai berbeda, bagi mu....aq begini saja sudah cukup, lebih dari cukup.
coba kamu jadi aq
ahhh...coba kamu yang jadi aq
kamu lupa...aq sudah jadi kamu, kita sama ....posisi mu adalah posisi ku...tak ada beda
coba dehhh tempatkan dirimu sebagai aku sekarang....
bagaimana rasanya teryakini setelah tidak yakin.
bara ini sudah berubah jadi api
api ini sudah mulai membakar.....
aku tak bisa memadamkannya sendirian...
di mana kamu?? sembunyi?? lari???
aaahhhhhhhh.........coba hadapi.....
harusnya kau tau.....aq tak suka di tinggalkan tanpa kata
tangisan pagi itu cukup menghebohkan warga perumahan, hati bertanya siapa yang menangis, kenapa rasa pilunya sampai ke hati ku. ternyata ada kabar duka, tetangga meninggal dunia di usia yang belum tua, anaknya yg pertama se umuran anak ku, baru 4tahun.
hati segera berkata.....umur tidak ada yang tau sampai kapan, udah ngapain aja kamu selama ini??
semua cita2 mu yang di kubur...cepat gali kembali...cepat lakukan sesuatu...jiwa mu belum mati kan......
jadi gelisah....segala sesuatu yang ingin di lakukan langsung bertebaran di kepala, segala sesuatu yang sebenarnya sudah dilupakan atau harus di lupakan.
jiwa bangunlahhh....ayooo berlari kejar semua yang diinginkan....setidaknya lakukan sesuatu, jangan biarkan jiwa mu mati sebelum raga mu......
apa...apa yang harus dilakukan....mulai dari mana....semangat yg tengelam....jangan sampai mati.... bangkit segera....larrriiiiiii..... ayo semangat arungi derasnya arus kehidupan....